Orang-orang Yang Melakukan Perlawanan Terhadap Kejahatan Korupsi Dengan Cara Mereka Masing-masing

Segmen I

Bapak Basuki Guru Matematika merangkap Kepala SMP Kanisius Kudus Jawa Tengah. Sekolah tesebut menerapkan pelajaran anti korupsi bagi guru dan muridnya. Setiap hari sabtu ada sebuah jam khusus yaitu PAK( Pendidikan Anti Korupsi ) dan sejak tahun 2006 semua guru dan murid memakai pin yang tulisannya “SMP Kanisius Anti Korupsi”. Selain itu terdapat juga warung kejujuran, telepon kejujuran, dan ular tangga anti korupsi. Awal munculnya gagasan Pelajaran Anti Korupsi di SMP Kanisius ini berawal dari baca resensi ICW dari harian ibu kota yang menantang guru di Indonesia berani memulai pendidikan anti korupsi, di kamboja saja yang baru merdeka sudah ada pendidikan anti korupsi. Karena Bapak Basuki dan rekan-rekan Guru tertantang pada tanggal 19 Desember 2005 mendeklarasikan pendidikan anti korupsi di SMP Kanisius Kudus. Sekoah terssebut membuka warung kejujuran yang artinya warung dimana transaksi itu dilakaukan secara mandiri, ada juga telepon kejujuran yang artinya telepon yang disediakan oleh pihak sekolah ada yang GSM dan CDMA. Tarif GSM Rp.1000/menit dan CDMA Rp.300/menit. Selain itu ada juga ular tangga anti korupsi berawal dari diskusi Bapak Basuki dan rekan-rekan Guru untuk supaya semangat siswa tentang anti korupsi tidak luntur, dengan media permainan yang kira-kira mudah dab siswa bisa bermain sekaligus bisa belajar tentang anti korupsi.

Menurut Bapak Basuki idealnya anak-anak diajarkan supaya nilai-nilai anti korupsi bida melekat dan menjadi prinsip hidupnya adalah sejak play grup mereka harus dikenalkan dengan nilai-nilai kejujuran. Dengan berbagai inovasi Bapak Basuki dan Guru-guru SMP Kanisius serta  Murid-murid lakukan , harapan dari Bapak Basuki adalah sekolah itu bisa berbuat banyak untuk mendukung kegiatan anti korupsi, semua calon pemimpin bangsa itu pasti pernah sekolah, jadi mulai dari TK, SD, SMP dan SMA itu kalau ada satu gerakan bersama yang dilakukan pada guru yakin entah besok atau kapanpun gerakan bersih itu pasti ada.

 Segmen II

Fahma siswa SMPN 2 Bandung kelas III adalah pencipta permainan yang intinya antri korupsi. Awal munculnya Game tersebut adalah ketika ia melihat bertia-berita tentang korupsi. Didalam Game tersebut terdapa dua tokoh yaitu Garuda dan Tikus. Tikus itu menggambarkan buka koruptor tapi sifat korupsi karena dia suka mengambil tanpa izin dan suka merusak dan menggangu orang lain, selain itu ada Garuda yang menggambarkan perlambangan Negara.

Segmen III

Membagikan Pertanyaan kepada 100 Responden

  1. KPK dan Kemendikbud berencana menerapkan kurikulum anti korupsi di tingkat SD sampai Perguruan Tinggi.Optimiskah rencana ini bisa berhasil dalam upaya mendidik mental anti korupsi?Jawabannya: Sangat Optimis 40%
  2. Menurut anda lokasi kampanye anti korupsi paling efektif adalah? Jawabannya: Di Sekolah dan Lembaga Pendidikan 49%
  3. Apakah anda setuju pengahapusan remisi bagi koruptor?Jawabannya: Setuju 50%
  4. Jika anda mengurus SIM, STNK, Passpord, KTP, Akte Kelahiran, Surat Izin dll. Kemudian anda dimintai uang pelicin, apakah anda?Jawabannya: Tidak Memberi 53%
  5. Menurut anda hukuman apa yang paling pantas untuk koruptor?Jawabannya: Hukuman Mati 57%

Segmen IV dan V

Perlawanan Anti Korupsi melalui Film layar lebar yang terdapat 4 film pendek yang dikemas dengan judul Kita Vs Korupsi, yang disutradarai oleh Lasya dalah satu pemainnya Rifnu. Salah satu Film pendeknya yang kedua adalah Aku Padamu yang bercerita tentang pasangan muda yang akan menikah, kemudian mereka kawin lari karena si perempuannya tidak ingin melinatkan bapaknya. Pemeran wanitanya oleh Revalina S Temat dan Pemeran Laki-lakinya oleh Nicholas Saputra. Nicho merasa mesti ada orang dalam supaya urusannya lancar tapi si perempuannya menolak karena dia ingat pesan dari gurunya “kamu adalah rumah kamu jadi kejujuran berawal dari rumah”.

Rifnu pemain Film pendek Rumah Perkara jadi Pak Lurah dengan Nama Yatna, karekternya adalah seorang ayah yang mempunyai keluarga harmonis pada awalnya tapi karena setiap harinya diisi dengan kebohongan-kebohongan kecil sampai perselingkuhan.

Teten penggagas 4 Film pendek Anti Korupsi berawa mereka ingin mencari satu pendekatan alternative dalam pemberantasan korupsi. Harapan dari Film Anti Korupsi ini adalah Korupsi subur kalau masyarakatnya permisif, hokum kita tidak berjalan dan melalui Film ini kita ingin menumbuhkan sikap anti korupsi di masyarakat sehingga koruptor itu diberi sanksi social.

 

Sumber : Kick Andy             

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: