Artikel Kenaikan Harga BBM

Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Pro Dan Kontra

Kenaikan harga BBM bersubsidi mau tidak mau akhirnya datang juga. Berbagai reaksi dari masyarakat timbul dengan gencar baik yang pro maupun yang kontra. Yang pro tentunya pemerintah yang juga didukung Kadin, sebenarnya tidak menginginkan terjadinya kenaikan harga BBM bersubsidi, namun kondisi dan kenyataan yang terjadi memaksa pemerintah untuk mengambil kebijakan yang non-populis. Di sisi lain, yang kontra terhadap kenaikan BBM mulai dari anggota DPR, DPRD, kalangan mahasiswa dari berbagai universitas, petani, nelayan, angkutan umum dan masih banyak lagi mereka semua menolak kenaikan harga BBM. Diantara yang pro dan kontra terhadap kebijakan kenaikan harga BBM tersebut terdapat kelompok yang abstain. Mereka ini tidak ikut demo, pasrah, harga BBM tidak naik syukur, kalau BBM naik monggo kerso. Mereka juga sebenarnya berharap harga BBM tetap, karena dengan kenaikan BBM akan mengakibatkan tambahan pengeluaran mereka sehari-hari, tetapi tetap menerima.

Sudah jelas pemerintah dengan perangkatnya beserta jajarannya akan mendukung kenaikan harga BBM bersubsidi karena gaji mereka dibayar dari APBN dan mereka pula yang menerbitkan kebijakan kenaikan harga BBM bersubsidi untuk menyelamatkan APBN. Selama APBN aman, gaji mereka tetap aman. Namun bukan alasan itu yang menjadi dasar kebijakan kenaikan harga BBM. Kebijakan itu dikeluarkan setelah melalui kajian dan berbagai pertimbangan yang masak serta dengan memperhitungkan dampak positif dan negatifnya yang memang pada akhirnya kenaikan harga BBM lah yang dianggap paling tepat untuk dilakukan. Tujuannya bukan hanya untuk menyelamatkan APBN, tapi juga untuk menyelamatkan penyelenggaraan kegiatan negara lainnya seperti pelayanan kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi dan lainnya. Bahkan Kadin ikut menganjurkan agar pemerintah menaikkan harga BBM untuk memberikan kepastian bagi dunia usaha. Dari kalangan masyarakat yang setuju dengan kenaikan BBM antara lain diperoleh pendapat bahwa harga BBM wajar naik karena harga minyak mentah yang merupakan bahan pokoknya juga meningkat. Pendapat lain mengatakan harga BBM perlu naik agar masyarakat berhemat dan efisien dalam menggunakan BBM. Sementara seorang PNS mengatakan bahwa ia setuju harga BBM naik, karena mengurangi subsidi untuk BBM yang akan terbuang percuma, lebih baik dana subsidi digunakan untuk kesehatan atau pendidikan. Pendapat yang lebih ekstreem berpendapat bahwa sebaiknya subsidi sebaiknya dihapus, dananya dialihkan untuk BLT dan harga BBM disesuaikan dengan harga pasar.

Dari kalangan yang kontra atau tidak setuju terhadap kenaikan harga BBM, diantaranya adalah sebagian anggota DPR. Ada yang mengatakan bahwa kebijakan kenaikan harga BBM kurang tepat untuk saat ini, karena akan menambah beban rakyat yang sedang menghadapi berbagai tekanan ekonomi seperti kenaikan harga pangan. Beberapa alasan yang dikemukakan dari kalangan ibu rumah tangga, petani, mahasiswa, elite politik, LSM maupun kalangan masyarakat lainnya yang tidak setuju terhadap adanya kenaikan harga BBM bersubsidi antara lain :
akan mengakibatkan efek berantai terhadap harga kebutuhan pokok rakyat,

pemerintah terlalu terburu-buru menerbitkan kebijakan,

pemerintah malas dan hanya mencari jalan pintas,

akan mengakibatkan semakin meluasnya masalah kemiskinan,

dapat memicu konflik sosial dalam masyarakat,

memperparah masalah pengangguran,

akan memicu kenaikan harga barang lainnya, biaya transportasi dan inflasi

Kelompok masyarakat yang netral atau abstain terhadap kenaikan harga BBM punya alasan tersendiri. Mereka lebih banyak diam menunggu perkembangan dan tampaknya lebih mencari aman. Kelompok ini sebagian besar berasal dari warga kelas menengah dan warga keturunan serta sebagian masyarakat terpelajar baik kelas atas, menengah maupun bawah yang nrimo apapun kebijakan yang diambil pemerintah selama hak mereka tidak berkurang. Seorang PNS mengatakan bahwa kalau harga BBM naik kasihan para tukang ojek harus menambah biaya, namun kalau tidak naik APBN kita payah, jadi terserah pemerintah saja, katanya. Beberapa alasan lain yang dapat diperoleh dari kelompok yang abstain ini antara lain :
ibarat buah simalakama,

percuma ikut demo penolakan kenaikan BBM, toh akhirnya naik juga,

serahkan kepada pemerintah, pemerintah yg lebih mengetahui situasinya,

lebih senang kalau harga BBM tidak naik, tapi kalau pemerintah maunya naik mau bilang apa

Diantara yang pro, kontra maupun yang abstain yang paling banyak dimuat beritanya adalah mereka yang menolak kenaikan BBM. Seperti misalnya berita tentang adanya aksi demo penolakan kenaikan BBM yang marak di berbagai daerah di Jawa, Sulawesi dan Sumatera dan tempat lainnya di Indonesia yang disiarkan berbagai media cetak dan elektronik serta internet. Padahal, yang setuju juga banyak, tapi beritanya tidak segencar berita aksi penolakan kenaikan harga BBM. Apalagi yang abstain, hampir tidak ada beritanya sama sekali. Hal ini wajar, karena mungkin di balik penyebaran berita aksi penolakan kenaikan harga BBM tersebut terdapat tujuan politis tertentu.

Terlepas dari ajang pro dan kontra, pemerintah telah memutuskan untuk menaikkan harga BBM bersubsidi dan memang demikian kenyataan yang harus dihadapi oleh negara dan masyarakat. Walaupun akan dirasakan berat dampaknya, namun kebijakan itulah yang saat ini dianggap pemerintah paling pas.

Komentar:
From the article above about rising fuel prices very broad impact not only on the charge with the fuel price hike but also essential items will automatically go up in price and they will think negatively to the government for not thinking of the peoples who are increasingly burdened poor due to the impact fuel price increases. despite the fact that the government argues that the rising price of fuel was to save the state budget and will also improve public facilities better than starting the education, transportation, health, social and economic.

Therefore some time before the fuel price hike was announced a lot of activists, students, workers, or the people who objected to the increase in fuel prices is to take action in many areas they reasoned demonstration effect will result in a chain effect on the price of basic needs of the people,
too hasty government policy issue, the government lazy and just looking for a shortcut, and will lead to increasingly widespread poverty,

With the increase in fuel prices is the government hopes to raise the salaries of the people working so they can cover the costs – costs that rise due to the increase in fuel prices.

Sumber:
http://www.depkeu.go.id/ind/Data/Artikel/kenaikan_harga_bbm.htm

Material Grammar TOEFL Structure

a. Basic Sentences Stucture
Secara umum, tidak ada perbedaan yang sangat mencolok antara struktur kalimat bahasa Inggris dengan bahasa Indonesia, dimana suatu kalimat dibangun atas 4 komponen utama, yaitu
Subject (S) + Verb (V) + Complement (C) + Modifier (M)

——————————————————————————————————

Dalam bahasa Indonesia, komponen ini kita kenal dengan Subjek + Kata Kerja + Objek + Keterangan

contoh:

We studied grammar last week

We + studied + grammar + last week

S + V + C + M

1. SUBJECT

is the agent of sentence in the active voice (agen dari suatu kalimat dalam bentuk aktif)
is thing/person that performs or responsible for the action of a sentence (benda/orang/pihak yang melakukan kegiatan atau yang bertanggung jawab terhadap suatu aksi dalam suatu kalimat)
normally precedes the verb (biasanya mendahului verb, atau setelah subject biasanya terdapat verb *sama aja kalee…
contoh:

I explain how to study English
She listens to my explanation
They didn’t understand that language
Subjek dapat diketahui dari pertanyaan who (siapa) atau what (apa) yang melakukan perbuatan pada suatu kalimat.

_________________________

2. VERB

Verb is the action of a sentence (aksi atau perbuatan pada suatu kalimat)

Verb phrase: gabungan antara auxilaries dengan main verb (kata kerja utama)

contoh:

I am learning English (am = auxilary, learning = main verb)
My brother is very clever
She has gone home (has = auxilary, gone = main verb)
I have been waiting here (have been = auxilary, waiting = main verb)
Setiap kalimat mesti mempunyai Verb

_________________________

3. COMPLEMENT

Biasanya berupa noun (kata benda) atau noun phrase (frasa kata benda)
biasanya terdapat setelah verb pada kalimat aktif
complement menjawab pertanyaan what (apa) atau siapa (whom)
contoh:

Sarijon bought a cake yesterday
What did Sarijon buy yesterday? –> a cake.
He saw Tony at the movie
Whom did he see at the movie? –> Tony
I explain pharmacology to my students
What do I explain to my students? –> pharmacology
Catatan: Setiap kalimat tidak harus mempunyai complement.

_________________________

4. MODIFIER

Modifier menjelaskan time (waktu), place (tempat), atau manner (cara) dari sebuah aksi atau perbuatan
Bentuk yang paling umum dari modifier adalah prepositional phrase (kelompok kata yang dimulai dengan sebuah preposition dan diakhiri dengan sebuah noun
Preposition = on, out, under, behind, etc…
Modifier menjawab pertanyaan when (kapan), where (dimana), atau how (bagaimana)
contoh:

John bought a book at a book fair
Where did John buy a book? –> at a book fair
She is driving very fast
How is she driving? –> very fast
I posted my application yesterday
When do I post my application? –> yesterday

Selain contoh diatas ada juga struktur toefl grammar yang lainnya yaitu :
1. Passive Voice

Kalimat pasif jelas berbeda dengan kalimat aktif. Kegunaannya pun berbeda dalam bahasa Inggris. Dalam kalimat aktif, subjek lah yang melakukan pekerjaan, sedangkan dalam kalimat pasif, objek lah yang melakukan pekerjaan.
Perubahan kalimat dari aktif menjadi kalimat pasif dapat dilihat sebagai berikut :
Aktif : Hendry often helps my mother.
Pasif : My mother is often helped by Hendry.
Aktif : I sent this letter three days ago.
Pasif : This letter was sent by me three days ago.
Kalimat pasif digunakan jika kita ingin memfokuskan kejadiannya, bukan siapa ataupun apa yang melakukannya.
Contoh :
The city was destroyed during the World War II.
(Kota itu hancur selama Perang Dunia II.)
Kalimat pasif juga digunakan jika kita ingin menghindari suatu objek yang semu seperti somebody/someone.
Contoh :
The letter has to be sent today.
(Suratnya harus dikirim hari ini.)
Dalam passive voice kita juga dapat menggunakan “by” jika kita ingin mengatakan siapa atau apa yang melakukan suatu kejadian.
Contoh :
The fence was broken last week. à tidak diketahui siapa/apa pelakunya.
The fence was broken by the storm last week. à menjadi diketahui.

2. Adjective

Adjective merupakan kata sifat yang digunakan untuk menerangkan kata benda. Adjective dapat digunakan di depan benda countable ataupun uncountable.
Contoh :
expensive bag à tas mahal
new Friend à teman baru
Berikut adalah jenis-jenis adjective :
– Qualitative adj : menerangkan bentuk/kejadian suatu benda.
(big, small, tall, etc.)
– Distributive adj : bersifat distributive
(every, either, each, etc.)
– Possessive adj : menunjukan kepunyaan.
(his, her, my, etc.)
– Demonstrative adj : untuk menunjuk suatu benda.
(that, this, those, etc.)
– Interrogative adj : untuk menanyakan suatu benda.
(which, what, whose)
– Quantitative adj : menerangkan jumlah benda.
(many, some, much, etc.)
– Colour adj : menerangkan warna benda.
(red, green, yellow, etc.)

Ada juga jenis adjective yang berikutnya, yaitu compound adjective.

Compound Adjective yaitu kata bilangan yang dapat digabungkan dengan kata benda dalam bentuk singular.
Contoh :

a. Age (usia)
A fifty years old woman. à salah
A fifty year old woman. à benar
b. Volume (isi)
He has just bought a ten litres car. à salah
He has just bought a ten litre car. à benar
c. Length (panjang)
Fifteen metre house. (not metres)
d. Price (harga)
Sixty dollar camera. (not dollars)
e. Weight (bobot)
Ten kilo package. (not kilos)
f. Are (bidang)
Twenty acre farm. (not acres)
g. Time (waktu)
Two hour meeting. (not hours)

3. Comparison Degree
Adalah tingkat-tingkat perbandingan yang terdiri dari jenis-jenis berikut :
1. Positive degree
Menunjukan kesamaan mutu, banyaknya, tingkatan, derajat, antara suatu benda dengan benda lainnya.
Contoh :
The girl is as old as my mother.
I am as tall as my sister.

2. Comparative degree
Digunakan jika kita ingin menunjukan secara jelas bahwa terdapat ketidaksamaan perbandingan antara benda yang satu dengan benda lainnya.
Contoh :
I’m shorter than my brother.
My bag is more expensive than her.
Aturan dalam comparative degree ini adalah jika kata sifat kurang atau sama 2 suku kata, maka untuk perbandingannya kita menambahkan “er” pada kata sifat tersebut. Tetapi jika kata sifat yang kita gunakan untuk membandingkan adalah lebih dari 2 suku kata, maka kita tambahkan “more” di depan kata sifat tersebut.

3. Superlative degree
Digunakan untuk membandingkan seseorang atau beda yang melebihi orang-orang atau benda-benda lainnya. (paling)
Contoh :
Dave is the tallest in the class.
Ellie is the most diligent student.
Aturan dalam superlative degree ini mirip seperti comparative degree. Jika kata yang kita gunakan untuk membandingkan kurang atau sama dengan 2 suku kata, maka kita tambahkan “est” pada kata tersebut. Sedangkan jika lebih dari 2 suku kata maka kita tambahkan “most” di depan kata tersebut.

4. Adjective Clause
Merupakan anak kalimat yang berfungsi sebagai modifier atau menggantikan kedudukan dari adjective dalam kalimat majemuk.
Contoh :
1. The boy who studies in Gunadarma University is Doni.
2. The man whom you met yesterday is my father.
3. The girl whose dress is white is my sister.

Who, whom, whose, kemudian ada juga which, dan that merupakan relative clauses yang fungsinya adalah melengkapi adjective clause.
Masing-masing relative clauses digunakan sebagai berikut :
Who : digunakan berhubungan dengan subjek (orang)
Whom : digunakan berhubungan dengan objek (orang)
Which : digunakan berhubungan dengan subjek atau objek (benda)
That : digunakan berhubungan dengan subjek atau objek (benda/orang)
Whose : digunakan berhubungan dengan kata ganti milik.

5. The Zero Article
Merupakan kata sandang yang kadang-kadang tidak digunakan dalam bahasa Inggris.
Kata sandang tidak digunakan di depan kata benda plural jika yang dimaksud adalah sesuatu yang bersifat umum.
Contoh :
a. People : Doctors are paid better than teacher.
b. Animals : Cats don’t like cold weather.
c. Food : Carrots are good for eyes.
d. Places : Museums are closed on Monday.
Kata sandang tidak digunakan di depan kata benda yang tidak dapat dihitung.
Contoh :
a. Food : Butter is made from milk.
b. Colours : White is my favorite colour.
c. Languages : English is spoken all over the world.

SUMBER:
http://en.wikipedia.org/wiki/Grammar

http://trivenaellenlie.blogspot.com/2012/04/grammar-structure-of-toefl.html

http://yorijuly14.wordpress.com/2010/03/18/struktur-kalimat-bahasa-inggris/

LISTENING COMPREHENSION

LISTENING COMPREHENSION
· Consist of 50 questions
· Divided into three parts
· Part A consists of 30 shorts conversations, each followed by a question. Choose one best answer from four options
· Part B consists of 2 log conversations, each followed by a number of questions.
· Part C consists of three talks, each followed by a number of questions.
GENERAL STRATEGIES
· Be familiar with the directions.
· Listen carefully to the conversations and talks. You will hear only one time.
· Know where the easier and more difficult questions are generally found.
· Never leave any answers blank on your answer sheet. No penalty for guessing.
· Use any remaining time to look ahead at the answers to the questions that follow.
PART A
STRATEGIES FOR THE LISTENING PART A QUESTIONS
1. As you listen to each short conversation, focus on the second line of the conversation.
2. Choose answer with synonyms. Keep in mind that the correct answer is probably a restatement of a key word or idea in the second line of the conversation. Keep in mind that certain structures and expressions are tested regularly in Listening part A. Listen for these structures and expressions:
· Structures (passive, negatives, wishes, conditions)
· Functional expressions (agreement, uncertainty, suggestion, surprise)
· Idiomatic expressions (two-part verbs, three-part verbs, idioms)
· If you know a few words, choose the answer that contains s restatement
· If you didn’t understand anything at all in the second line, choose the answer that sounds the most different from what you heard.
· Never choose an answer because it sounds like what you heard in the conversation
1. Keep in mind that these questions generally progress from easy to difficult.
2. Read the answers and choose the best answer to each question.
3. Even if you do not understand the complete conversation, you can find the correct answer.
Taken from TOEFL Preparation by Longman Paper Based TOEFL

Strategies to Answer Questions TOEFL Test

In The TOEFL test there are three sections of questions :
1. Listening Comprehension
In this section of the test, you will have opportunity to demonstrate your ability to understand conversations and talks in English. There are three parts to this section, with special directions for each part. Answer all the questions on the basis of what is stated or implied by the speakers you hear. Don’t take notes or write in your test book at any time. Don’t turn the pages until you are told to do so.
(a) Part 1 : You will hear short conversations.
(b) Part 2 : You will hear longer conversation.
(c) Part 3 : You will hear several talks
And the General Strategies are :
(1) Be familiar with the directions. The directions on every TOEFL test are the same, so it is not necesarry to listen carefully to them each time. You should be completely familiar with the directions.
(2) Listen carefully to the conversation and talks. You should concertrate fully on what the speakers are saying in the recording program, because you will hear it one time only.
(3) Know where the easier and more difficult questions are generally found. Within each part of the Listening Comprehension section, the questions generally progress from easy to difficult.
(4) Never leave any answer blank on your answer sheet. Even if you are unsure of the correct response, you should answer each question. There is no penalty for guessing.
(5) Use any remaining time to look ahead at the answers to the question that follow. When you finish with one question, you may have time to look ahead at the answers to the nest question.

STRATEGIES FOR THE LISTENING PART A QUESTIONS :
(1) As you listen to each short conversation, focus on the second line of the conversation.The answer to the question is generally found in the second line.
(2) Keep in mind that the correct answer probably a restatement of a key word or idea in the second line of the conversation. Think of possible restatement.
(3) Keep in mind that certain structures and expressions are tested regularly in Listening Part A. Listen for these structures and expressions :
(a) Structures (passives, negatives, wishes, conditions)
(b) Functional expressions (agreement, uncertainty, sugestion, surprise)
(c) Idiomatic expressions (two-part verbs, three-part verbs, idioms)
(4) Keep in mind that these question generally progress from easy to difficult.This means that question even I through 5 will be the easiest, and questions 26 through 30 will be the hardest.
(5) Read the answers and choose the best answer to each question. Remember to answer each question even if you are not sure of the correct response. Never leave any answer blank.
(6) Even if you don’t understand the complate conversation, you can find the correct answer. (Never choose an answer because it sounds like what you heard in the conversation).
The following skills will help you to implement these strategies in the Listening section of the TOEFL test :
PART 1
(1) Skill 1 : Focus on the second line.
(2) Skill 2 : Choose answer with synonyms.
(3) Skill 3 : Avoid silimiar sounds.
(4) Skill 4 : Draw conclusions about who,what,where.
(5) Skill 5 : Listen for who and what in passives.
(6) Skill 6 : listen for who and what with multiple nouns.
(7) Skill 7 : Listen for negative expressions.
(8) Skill 8 : Listen for double negatoves expressions.
(9) Skill 9 : Listen for “almost negative” expressions.
(10) Skill 10 : Listen for negatives with comparatives.
(11) Skill 11 : Listen for expressions of agreement.
(12) Skill 12 : Listen for expressions of uncertainty and suggestion.
(13) Skill 13: Listen for empathic expressins of surprise.
(14) Skill 14 : Listen for wishes.
(15) Skill 15 : Listen for untrue conditions.
(16) Skill 16 : Listen for two- and three-part verbs.
(17) Skill 17 : Listen for idioms.
PART 2
(18) Skill 18 : Anticipate the topics.
(19) Skill 19 : Anticipate the questions.
(20) Skill 20 : Determine the topic.
(21) Skill 21 : Draw conclusions about who, what, when, where.
(22) Skill 22 : Listen for answer in order.
PART 3
(23) Skill 23 : Anticipate the topics.
(24) Skill 24 : Anticipate the questions.
(25) Skill 25 : Determine the topic.
(26) Skill 26 : Draw conclusions about who, what, when, where.
(27) Skill 27 : Listen for answer in order.

2. Structure and Written Expression
This section is designed to measure your ability to recognize language that is approriate for standard written English. There are two types of questions in this section, with special directions for each type.
General Strategies :
(1) Be familiar with the directions.The directions on every TOEFL test are the same, so it is not necessary to spend time reading the directions carefully when you take the test. You should be completely familiar.
(2) Begin with questions 1 through 15. Anticipate that questions 1 through 5 will be the easiest. Anticipate that question 11 through 15 will be the most difficult. Do not spend too much time on questions 11 through 15. There will be easier questions that come later.
(3) Continue with question 16 through 40. Anticupate the question 16 through 20 will be the easiest. Anticipates that question 36 through 40 will be the most difficult. Do not spend too much time on questions 30 through 40.
(4) If you have time, return to questions 11 through 15. You should spend extra time on questions 11 through 15 only after you spend all the time that you want on the easier questions.
(5) Never leave any answer blank on your answer sheet. Even if you are not sure of the correct response, you should answer each questions. There is no penalty for guessing.

· STRATEGIES FOR THE STRUCTURE QUESTIONS :
(1) First study the sentence. Your propose is to determine what is needed to complete the sentence correctly.
(2) Then study each answer based on how well ir completes the sentence.Eliminate answer that don’t complete the sentence correctly.
(3) Don’t try to eliminate incorrect answers by looking only at the answer by looking only at the answer. The incorrect answers are generally correct by themselves. The incorrect answers are generally incorrect only when used to complete the sentence.
(4) Never leave any answer blank on your answer sheet. Be sure to answer each question even if you are unsure of the correct response.
(5) Don’t spend too much time on the Structure question. Be sure to leave adequate time for the Written Expression questions.
The following skills will help you to implement these strategies in the Structure section of the TOEFL test :
SENTENCES WITH ONE CLAUSE
(1) Skill 1 : Be sure the sentence has a subject and a verb.
(2) Skill 2 : Be careful of objects of prepositions.
(3) Skill 3 : Be careful of appositives.
(4) Skill 4 : Be careful of present participles.
(5) Skill 5 : Be careful of past participles.

SENTENCES WITH MULTIPLE CLAUSES
(6) Skill 6 : Use coordinate connectors correctly.
(7) Skill 7 : Use adverb time,and cause connectors correctly.
(8) Skill 8 : Use other adverb connectors correctly.
MORE SENTENCES WITH MULTIPLE CLAUSES
(9) Skill 9 : Use noun clause connectors correctly.
(10) Skill 10 : Use noun clause connector/subjects corretly.
(11) Skill 11 : Use adjective clause connectors correctly.
(12) Skill 12 : Use adjective clause connector/subjects correctly.
(13) Skill 13 : Use reduced adjective clauses correctly.
(14) Skill 14 : Use reduced adverb clauses correctly.
SENTENCES WITH INVERTED SUBJECTS AND VERBS
(15) Skill 15 : Invert the subject and verb with question words.
(16) Skill 16 : Invert the subject and verb with place expressions.
(17) Skill 17 : Invert the subject and verb with negatives.
(18) Skill 18 : Invert the subject and verb with conditionals.
(19) Skill 19 : Invert the subject and verb with comparisons.

· STRAEGIES FOR THE WRITTEN EXPRESSION QUESTINS :
(1) First look at the underlined word or groups of words. You want to see if you can spot which of the four answer choicrs is not correct.
(2) If you have been unable to find the error by looking only at thefour underlined expressions, then read the complete sentences. Often an underlined expression is incorrect because of something in another part of the senteces.
(3) Never leave any answer blank. Be sure to answer each question even if you are unsure of the correct response.
PROBLEMS WITH SUBJECT/VERB AGREEMENT
(20) Skill 20 : Make verb agree after prepositional phrases.
(21) Skill 21 : Make verbs agree after expressions of quantity.
(22) Skill 22 : Make inverted verbs agree.
(23) Skill 23 : Make verbs agree after certain words.
PROBLEMS WITH PARALLEL STRUCTURE
(24) Skill 24 : Use parallel structure with coordinate conjuctions.
(25) Skill 25 : Use parallels structure with paired conjuctions.
(26) Skill 26 : Use parallel structure with comparisons.
PROBLEMS WITH COMPARATIVES AND SUPERLATIVES
(27) Skill 27 : Form comparativres and superlatives correctly.
(28) Skill 28 : Use comparatives and superlatives correctly.
(29) Skill 29 : Use irregular –ER, -ER structure correctly.
PROBLEMS WITH THE FORM OF THE VERB
(30) Skill 30 : After HAVE ,use the past participle.
(31) Skill 31 : After BE, use the present participle or the past participle.
(32) Skill 32 : After WILL, WOULD, or other modals, use the base form of the verb.
PROBLEMS WITH THE USE OF THE VERB
(33) Skill 33 : Know when to use the past with the present.
(34) Skill 34 : Use HAVE and HAD correctly.
(35) Skill 35 : Use the correct tense with the expressions.
(36) Skill 36 : Use the correct tense with WILL and WOULD.
PROBLEMS WITH PASSIVE VERBS
(37) Skill 37 : Use the correct form of the passive.
(38) Skill 38 : Recognize active and passive meanings.
PROBLEMS WITH NOUNS
(39) Skill 39 : Use the correct singular or plural noun.
(40) Skill 40 : Distinguish countable and encountable nouns.
(41) Skill 41 : Recognize irregular plurals of nouns.
(42) Skill 42 : Distinguish the person from the thing.
(43) Skill 43 : Distinguish subject and object pronouns.
(44) Skill 44 : Distinguish possessive adjectives and pronouns.
(45) Skill 45 :Check pronoun reference for agreement.
PROBLEMS WITH ADJECTIVE AND ADVERBS
(46) Skill 46 : Use basic adjectives and adverbs correctly.
(47) Skill 47 : Use adjectives after linking verb.
(48) Skill 48 : Position adjectives and adverbs correctly.
MORE PROBLEMS WITH ADJECTIVES
(49) Skill 49 : Recognize –LY adjectives.
(50) Skill 50 : Use predicate adjectives correctly.
(51) Skill 51 : Use –ED and –ING adjectives correctly.
PROBLEMS WITH ADJECTIVE AND ADVERBS
(52) Skill 52 :Use articles with singular nouns.
(53) Skill 53 : Distinguish A and AN.
(54) Skill 54 : Make articles agree with nouns.
(55) Skill 55 : Distinguish specific and general idea.
PROBLEMS WITH PREPOSITIONS
(56) Skill 56 : Recognize incorrect prepositions.
(57) Skill 57 : Recognize when prepositions have been omitted.
PROBLEMS WITH USAGE
(58) Skill 58 : Distinguish MAKE and DO.
(59) Skill 59 : Distinguish LIKE, ALIKE, UNLIKE and DISLIKE.
(60) Skill 60 : Distinguish OTHER, ANOTHER, and OTHER.

3. Reading Comprehension
This section is designes to messure your ability to read and understand short passages samiliar in topic and style to those that students are likely to encounter in Nort American universities and collages. This section contains reading passages and questions about the passages.
General Strategies :
(1) Be familiar with directions.The directions on every TOEFL test are the same, so it is not necessary to spend time reading the directions carefully when you take the test. You should be completely familiar.
(2) Don’t spend too much time reading the passages! You don’t have time to read each reading passage in depth, and it is quite possible to answer the questions correctly without first reading passages in depth. Some students prefer to spend a minute or two on each passage reading for the main idea berfore starting on the questions. Other students prefer to move directly to the questions without reading the passages first.
(3) Don’t worry if a reading passage is on a topic that you are unfamiliar with.All of the information that you need to answer the questions is included the passages. You don’t need any background knowledge to answer the questions.
(4) Never leave any answer blank on your answer sheet. Even if you are not sure of the correct response, you should answer each questions. There is no penalty for guessing.
STRATEGIES FOR THE READING COMPREHENSION QUESTIONS :
(1) Skim the reading passage to determine the main idea and the overall recognization of ideas in the passage. You don’t need to understand every detail in each passage to answer the questions correctly. It is therefore a waste of time to read the passage with the intent of understanding every single detail before you try to answer the questions.
(2) Look ahead at the questions to determine what types of questions you must answer. Each types of the questions is answered in a different way.
(3) Find the section of the passages that deals with each question. The question-type tells you exactly where to look in the passage to find correct answers.
(4) Read the part of the passage that contains the answer carefully. The answer will probably be in the same sentence (or one sentence before or after) the key word or idea.
(5) Choose the best answer to each question from the four answer choices listed in your test book. You can choose the best answer according to what is given in the appropriate section of the passage, eliminate definitely wrong answers, and mark your best guess on the answer sheet.
The following skills will help you to implement these strategies in the Reading Comprehensions section of the TOEFL test :
(1) Skill 1 : Answer main idea questions correctly.
(2) Skill 2 : Recognize the organization of ideas.
DIRECTLY ANSWERED QUESTIONS
(3) Skill 3 : Answer stated detail questions correctly.
(4) Skill 4 : Find “UNSTATED” details.
(5) Skill 5 : Find pronoun referents.
INDIRECTLY ANSWERED QUESTIONS
(6) Skill 6 : Answer implied detail questions correctly.
(7) Skill 7 : Answer transition questions correctly.
VOCABULARY QUESTIONS
(8) Skill 8 : Find definitions from structural clues.
(9) Skill 9 : Determine meanings from words part.
(10) Skill 10 :Use context to determine meanings of difficult words.
(11) Skill 11 : Use context to determine maenings of simple words.
OVERALL REVIEW QUESTIONS
(12) Skill 12 : Determine where specific information is found.
(13) Skill 13 : Determine the tone,purpose or course.

Listening Comprehension Practice Questions
— Section 1
The Listening Comprehension section tests your ability to understand both short and long conversations in English. The section contains recorded material that is similar to what you might hear if you were with a group of students at an English-speaking college or university. The language includes
· vocabulary and idiomatic expressions common to spoken English
· special grammatical constructions used in speech
Before completing these practice questions, print out an answer sheet so that you can become familiar with the format.
Directions and Practice Questions
Directions and examples of the types of questions you will find in the Listening Comprehension section of the TOEFL® test are below.
There are three parts to this section, with special directions for each part. Answer all questions based on what is stated or implied by the speakers you hear.
Do not:
· take notes or write in your test book at any time
· turn the pages until you are told to do so.
Part A
Directions: In Part A, you will hear short conversations between two people. After each conversation, you will hear a question about the conversation. The conversations and questions will not be repeated. After you hear a question, read the four possible answers in your test book and choose the best answer. Then, on your answer sheet, find the number of the question and fill in the space that corresponds to the letter of the answer you have chosen.
Here is an example.
On the recording, you will hear:
(woman)

I don’t like this painting very much.
(man)

Neither do I.
(narrator)

What does the man mean?
In your test book, you will read:

A. He doesn’t like the painting either.
B. He doesn’t know how to paint.
C. He doesn’t have any paintings.
D. He doesn’t know what to do.
You learn from the conversation that neither the man nor the woman likes the painting. The best answer to the question, “What does the man mean?” is A, “He doesn’t like the painting either.” Therefore, the correct choice is A.
PRACTICE QUESTIONS
1. You will hear:
(man)

Shall I lock up the computer lab now before I go home?
(woman)

Don’t bother. I’m not leaving for a while, I can check it on my way out.
(narrator)

What will the woman probably do?

You will read:

A. Lock the computer lab later.

B. Leave with the man.

C. Buy a new lock for the computer lab.

D. Show the man where the lab is.

2. You will hear:
(man)

Do you mind if I turn the television off?
(woman)

Well, I’m in the middle of watching a program.
(narrator)

What does the woman imply?

You will read:

A. The man should watch the program too.

B. The man should leave the television on.

C. The program will be over soon.

D. She’ll watch television later.

3. You will hear:
(woman)

I heard the math requirements for graduation are being changed.
(man)

Yes. And I may be short one course.
(narrator)

What does the man mean?

You will read:

A. He isn’t sure what course to take.

B. The math course is too short.

C. He may not meet the graduation requirements.

D. The graduation date has been changed.
Part B
Directions: In this part of the test you will hear longer conversations. After each conversation you will hear several questions. The conversations and questions will not be repeated.
After you hear a question, read the four possible answers in your test book and choose the best answer. Then, on your answer sheet, find the number of the question and fill in the space that corresponds to the letter of the answer you have chosen.
Remember, you are not allowed to take notes or write in your test book.
SAMPLE CONVERSATION AND PRACTICE QUESTIONS
(narrator)

Questions 4 through 7. Listen to a conversation about a trip.
(man)

Are you ready for “The Big Apple”?
(woman)

Excuse me?
(man)

You know, New York City. You are going to New York with us, aren’t you? I wanted to show everybody around my old neighborhood.
(woman)

Oh…sure! I wouldn’t miss it especially when the tour guide is a native New Yorker.
(man)

I thought we could start at the Museum of Modern Art. Right now there’s an exhibit on twentieth-century American painters.
(woman)

Fine with me…but what were you saying about…a big apple?
(man)

“The Big Apple.” It’s a nickname for New York. I think I heard once that it started with jazz musicians in the 20’s.
(woman)

Oh.
(man)

Whenever they played a concert in a city, they called that city an “apple.” In those days, New York was the biggest city in the country, so they called it “The Big Apple.”
(woman)

Hey, I have an idea! Let’s go to a jazz club while we’re there.
(man)

Sounds good.

Questions:
4. You will hear:
(narrator)

What is the man planning to see?

You will read:

A. An art exhibit.

B. A Broadway play.

C. A modern dance production.

D. An opera.

5. You will hear:
(narrator)

What can be inferred about the man?

You will read:

A. He is a jazz musician.

B. He wants to join the woman’s club.

C. He is in his twenties.

D. He was born in New York.

6. You will hear:
(narrator)

What does the word “Apple” in the phrase “The Big Apple” refer to?

You will read:

A. An instrument.

B. A city.

C. A theater.

D. A concert.

7. You will hear:
(narrator)

Who gave New York its nickname?

You will read:

A. Painters.

B. Tour guides.

C. Musicians.

D. Grocers.
Part C
Directions: In this part of the test you will hear several talks. After each talk, you will hear some questions. The talks and questions will not be repeated.
After you hear a question, read the four possible answers in your test book and choose the best answer. Then, on your answer sheet, find the number of the question and fill in the space that corresponds to the letter of the answer you have chosen.
Here is an example.
On the recording, you will hear:
(narrator)

Listen to an instructor talk to his class about a television program.
(man)

I’d like to tell you about an interesting TV program that’ll be shown this coming Thursday. It’ll be on from 9 to 10 p.m. on Channel 4. It’s part of a series called “Mysteries of Human Biology.” The subject of the program is the human brain — how it functions and how it can malfunction. Topics that will be covered are dreams, memory, and depression. These topics are illustrated with outstanding computer animation that makes the explanations easy to follow. Make an effort to see this show. Since we’ve been studying the nervous system in class, I know you’ll find it very helpful.

Here is an example.
You will hear:
(narrator)

What is the main purpose of the program?

In your test book, you will read:

A. To demonstrate the latest use of computer graphics.

B. To discuss the possibility of an economic depression.

C. To explain the workings of the brain.

D. To dramatize a famous mystery story.
The best answer to the question, “What is the main purpose of the program?” is C, “To explain the workings of the brain.” Therefore, the correct choice is C.

Here is another example.
You will hear:
(narrator)

Why does the speaker recommend watching the program?

In your test book, you will read:

A. It is required of all science majors.

B. It will never be shown again.

C. It can help viewers improve their memory skills.

D. It will help with course work.
The best answer to the question, “Why does the speaker recommend watching the program?” is D, “It will help with course work.” Therefore, the correct choice is D.
Remember, you are not allowed to take notes or write in your test book.
PRACTICE TALK AND PRACTICE QUESTIONS
(narrator)

Questions 8 through 10. Listen to a talk about animal behavior.
(woman)

Today’s discussion is about a common animal reaction — the yawn. The dictionary defines a yawn as “an involuntary reaction to fatigue or boredom.” That’s certainly true for human yawns, but not necessarily for animal yawns. The same action can have quite different meanings in different species.

For example, some animals yawn to intimidate intruders on their territory. Fish and lizards are examples of this. Hippos use yawns when they want to settle a quarrel. Observers have seen two hippos yawn at each other for as long as two hours before they stop quarreling.

As for social animals like baboons or lions — they yawn to establish the pecking order within social groups, and lions often yawn to calm social tensions. Sometimes these animals yawn for a strictly physiological reason — that is, to increase oxygen levels. And curiously enough, when they yawn for a physical reason like that, they do what humans do — they try to stifle the yawn by looking away or by covering their mouths.

Questions:
8. You will hear:
(narrator)

What is the speaker’s main point?

You will read:

A. Animals yawn for a number of reasons.

B. Yawning results only from fatigue or boredom.

C. Human yawns are the same as those of other animals.

D. Only social animals yawn.

9. You will hear:
(narrator)

According to the speaker, when are hippos likely to yawn?

You will read:

A. When they are swimming.

B. When they are quarreling.

C. When they are socializing.

D. When they are eating.

10. You will hear:
(narrator)

What physiological reason for yawning is mentioned?

You will read:

A. To exercise the jaw muscles.

B. To eliminate fatigue.

C. To get greater strength for attacking.

D. To gain more oxygen.

Go to Listening Comprehension Answer Key >
http://srilestari3101.wordpress.com/2010/04/30/toefl-listening-comprehension-strategies/
http://ellvinnai.blogspot.com/2013/04/strategies-to-answer-questions-toefl.html

CONTOH KASUS PERSELISIHAN ANTARA PEKERJA BURUH ATAU DEMO BURUH

Demo Buruh Tuntut Hapus Outsourcing

Dasar Hukum Outsourcing

Dasar hukum outsourcing adalah Undang-Undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan:
Pasal 64
Perusahaan dapat menyerahkan sebagian pelaksanaan pekerjaan kepada perusahaan lainnya melalui perjanjian pemborongan pekerjaan atau penyediaan jasa Pekerja/Buruh yang dibuat secara tertulis.

Berdasarkan ketentuan pasal di atas, outsourcing dibagi menjadi dua jenis:

Pemborongan pekerjaan
Yaitu pengalihan suatu pekerjaan kepada vendor outsourcing, dimana vendor bertanggung jawab sepenuhnya terhadap pekerjaan yang dialihkan beserta hal-hal yang bersifat teknis (pengaturan oerasional) maupun hal-hal yang bersifat non-teknis (administrasi kepegawaian). Pekerjaan yang dialihkan adalah pekerjaan yang bisa diukur volumenya, dan fee yang dikenakan oleh vendor adalah rupiah per satuan kerja (Rp/m2, Rp/kg, dsb.). Contoh: pemborongan pekerjaan cleaning service, jasa pembasmian hama, jasa katering, dsb.
Penyediaan jasa Pekerja/Buruh
Yaitu pengalihan suatu posisi kepada vendor outsourcing, dimana vendor menempatkan karyawannya untuk mengisi posisi tersebut. Vendor hanya bertanggung jawab terhadap manajemen karyawan tersebut serta hal-hal yang bersifat non-teknis lainnya, sedangkan hal-hal teknis menjadi tanggung jawab perusahaan selaku pengguna dari karyawan vendor.

Contoh Kasus:
Demo Ribuan buruh yang tergabung dalam KSPI (Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) melakukan longmarch mulai dari Bundaran HI-Istana Negara-Kementerian Perekonomian-Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Mereka menuntut upah layak dan pencabutan sistem outsourcing, di Kementerian Perekonomian.

Massa buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia juga memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, sejak Kamis pagi. Sambil membawa spanduk, para buruh berorasi menuntut penghapusan sistem kerja outsourcing yang belakangan makin marak diberlakukan di banyak perusahaan.

Tujuan aksi mereka hari ini adalah menuntut pencabutan sistem kerja outsourcing dan upah layak bagi buruh. Presiden KSPI Said Iqbal menyerukan, bahwa Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Radjasa, sudah berjanji memberikan upah layak kepada para buruh.

“Kami hanya mengingatkan Bapak Hatta Rajasa. Ia sudah menandatangani janji tertulis bersama Menakertrans pada awal Juli 2012. Mereka berjanji pada buruh Indonesia memberikan upah layak, artinya mereka tidak menyetujui upah murah,” ujar Said, saat melakukan orasi didepan Gedung Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis, (12/07/2012).

KSPI merupakan gabungan dari berbagai organisasi buruh, antara lain, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI), Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP ISI), dan Serikat Pekerja Percetakan Penertiban dan Media Informasi (SP PPMI). Saat ini, aksi massa buruh berjumlah sekitar 30.000 itu masih berada di kawasan Lapangan Banteng dan akan berlanjut ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Selatan.

ANALISIS

Dari Sudut Buruh
Upah buruh yang kecil dibandingkan dengan kebutuhan hidup yang besar menyebabkan keinginan buruh untuk memperbaiki kesejahteraannya dan keinginan untuk mengapus sistem outsourcing.

Dari Sudut Perusahaan
Perusahaan menganggap buruh merupakan salah satu faktor produksi yang harus ditekan biayanya untuk memaksimalkan keuntungannya dan menghasilkan produk yang mampu bersaing dan meminimalkan pengeluaran perusahaan.

Dari Sudut Pemerintah
pemerintah ditempatkan pada permasalahan yang serba salah disatu sisi harus memperjuangkan nasib buruh, disisi lain masalah pengangguran mengharuskan pemerintah mempermudah masuknya investor dengan jalan mempromosikan tenaga kerjanya sehingga kesejahteraan masyarakat terpenuhi.

Solusi dari permasalahan kesejahteraan buruh akan mencapai titik terang apabila:
1.Ketiga pihak itu bisa bernegosiasi
2.Buruh tidak kemudian serta merta menyerahkan nasib mereka kepada perusahaan dan pemerintah, tetapi buruh sendirilah yang harus terus memperjuanglkan nasib mereka
3.Peran pemerintah untuk menjembatani dan melindungi kaum buruh

Sumber:

http://www.beritakaget.com/berita/886/demo-buruh-tuntut-hapus-outsourcing.html

http://www.jmt.co.id/outsourcing/index.php?option=com_content&view=article&id=44&Itemid=7

CONTOH KASUS PERSELISIHAN ANTARA PEKERJA BURUH ATAU DEMO BURUH

CSR (Corporate Social Responsibility)

1.Definisi

CSR (Corporate Social Responsibility) adalah suatu tindakan atau konsep yang dilakukan oleh perusahaan (sesuai kemampuan perusahaan tersebut) sebagai bentuk tanggungjawab mereka terhadap sosial/lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada.

2.Manfaat bagi Masyarakat & Keuntungan Bagi perusahaan

CSR akan lebih berdampak positif bagi masyarakat; ini akan sangat tergantung dari orientasi dan kapasitas lembaga dan organisasi lain, terutama pemerintah. Studi Bank Dunia (Howard Fox, 2002) menunjukkan, peran pemerintah yang terkait dengan CSR meliputi pengembangan kebijakan yang menyehatkan pasar, keikutsertaan sumber daya, dukungan politik bagi pelaku CSR, menciptakan insentif dan peningkatan kemampuan organisasi. Untuk Indonesia, bisa dibayangkan, pelaksanaan CSR membutuhkan dukungan pemerintah daerah, kepastian hukum, dan jaminan ketertiban sosial. Pemerintah dapat mengambil peran penting tanpa harus melakukan regulasi di tengah situasi hukum dan politik saat ini. Di tengah persoalan kemiskinan dan keterbelakangan yang dialami Indonesia, pemerintah harus berperan sebagai koordinator penanganan krisis melalui CSR (Corporate Social Responsibilty). Pemerintah bisa menetapkan bidang-bidang penanganan yang menjadi fokus, dengan masukan pihak yang kompeten. Setelah itu, pemerintah memfasilitasi, mendukung, dan memberi penghargaan pada kalangan bisnis yang mau terlibat dalam upaya besar ini. Pemerintah juga dapat mengawasi proses interaksi antara pelaku bisnis dan kelompok-kelompok lain agar terjadi proses interaksi yang lebih adil dan menghindarkan proses manipulasi atau pengancaman satu pihak terhadap yang lain.

3.Contoh Perusahaan Yang Telah Menerapkan CSR

PT.Indosat

Sebagai bentuk komitmen Indosat dalam meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat, Indosat telah melaksanakan berbagai progam yang kami harapkan dapat meningkatkan kehidupan masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih baik.

Corporate Social Responsibility yang kami lakukan tidak terbatas hanya pada pengembangan dan peningkatan kualitas masyarakat pada umumnya, namun juga menyangkut tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance). Kepedulian terhadap pelanggan, pengembangan Sumber Daya Manusia, mengembangkan Green Environment serta memberikan dukungan dalam pengembangan komunitas dan lingkungan sosial. Setiap fungsi yang ada, saling melengkapi demi tercapainya CSR yang mampu memenuhi tujuan Indosat dalam menerapkan ISO 26000 di perusahaan.

Penerapan CSR Indosat mencakup 5 inisiatif, yang dilakukan secara berkesinambungan yaitu:

Organizational Governance

Penerapan tata kelola Perusahaan terbaik termasuk mematuhi regulasi dan ketentuan yang berlaku, berlandaskan 5 prinsip: transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, interpendensi dan kesetaraan.

Consumer Issues
Menyediakan dan mengembangkan produk dan jasa telekomunikasi yang memberikan manfaat luas bagi pemakainya, layanan yang transparan dan terpercaya.

Labor Practices
Mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan antara Perusahaan dan karyawan serta pengembangan sistem, organisasi dan fasilitas pendukung sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi Perusahaan.

Environment
Mengembangkan budaya Peduli lingkungan termasuk upaya-upaya nyata untuk mengurangi penggunaan emisi karbon dalam kegiatan perusahaan.

Community Involvement
Ikut mengembangkan kualitas hidup komunitas dalam hal kualitas pendidikan sekolah dan olahraga, kualitas kesehatan, serta ikut serta dalam mendukung kegiatan sosial komunitas termasuk bantuan saat bencana/musibah.

CSR Goal Indosat
Bertumbuh, mematuhi ketentuan dan regulasi yang berlaku serta Peduli kepada masyarakat.

Program CSR di tahun 2008 memiliki tema khusus “Indosat Cinta Indonesia”, yang kemudian pada tahun 2009, tema CSR Indosat berkembang menjadi “Satukan Cinta Negeri” sebagai bentuk refleksi komitmen dan tanggungjawab Indosat sebagai perusahaan di Indonesia yang Peduli atas kesejahteraan masyarakat dan lingkungan, serta upayanya untuk senantiasa berkarya, memberikan manfaat, serta mengajak peran serta seluruh stakeholder untuk mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih baik, yang merupakan terjemahan dari keinginan masyarakat pada umumnya untuk terlibat secara aktif dalam berbagai program sosial Indosat.

Sumber:

http://www.usaha-kecil.com/pengertian_csr.html

http://gwadamakbar.wordpress.com/2012/01/24/pengertian-corporate-social-responsibility-csr/

http://boyul.blogspot.com/2010/11/csr-dan-penerapannya-pada-ptindosat.html

 

Perlindungan Konsumen

Hak dan kewajiban konsumen :

Hak konsumen
Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa.
Hak untuk memilih barang dan/atau jasa serta mendapatkan barang dan/atau jasa, sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan.
Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa.
Hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang dan/atau jasa yang digunakan.
Hak untuk mendapatkan advokasi perlindungan konsumen dan upaya penyelesaian sengketa perlindungan konsumen secara patut.
Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen.
Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif berdasarkan suku, agama, budaya, daerah, pendidikan, kaya, miskin, dan status sosial lainnya.
Hak untuk mendapatkan kompensasi , ganti rugi dan/atau pengganti apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak seseuai dengan perjanjian atau tidak sebagai mana mestinya.
Hak-hak yang diatur dalam ketntuan peraturan perundang-undangan lainnya.

2. Kewajiban konsumen

Membaca, mengikuti petunjuk informasi, dan prosedur pamakaian, atau pemanfaatan barang da/atau jasa demi keamanan dan keselamatan.

Beritikad baik dalam melakukan transaksi pembelian barang dan/atau jasa
Membayar sesuai dengan nilai tukar yang disepakati.
Mengikuti upaya penyelesaian hukum sengketa perlindungan knsumen secara patut.

Menurut Undang-undang No.8 tahun 1999
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun mahluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Undang –undang yang mengatur perlindungan konsumen adalah Undang- Undang No.8 Tahun 1999. Undang- undang ini mengatur apa saja yang hak didaptakan konsumen, kewajiban apa yang harus dilakukan konsumen, asas dan tujuan, perbuatan yang dilarang dilakukan oleh pelaku usaha , tanggung jawab pelaku usaha, pembinaan dan pengawasan yang harus dilakukan oleh pemerintah, peran kelembagaan perlindungan konsumen serta sanksi.
Undang- undang perlindungan konsumen ini adalah upaya untuk menjaga jaminan produsen apabila sewaktu-waktu produsen melanggar ketentuan yang berlaku maka konsumen itu berhak untuk meminta ganti ruginya. Dalam pelaksanaan undang- undang ini ada lembaga yang bertanggung jawab dalam menangani masalah yang dialami konsumen adalah LPK ( Lembaga Perlindungan Konsumen) dan YLKI ( Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia) Tugas utama dari kedua elemen ini adalah dapat menindak tegas produsen yang lalai dan memberikan sebuah jaminan kepada konsumen disaat konsumen mendapatkan ketidakpuasan atau kerugian dalam membeli barang atau jasa.
http://ayucintyavirayasti.blogspot.com/2012/04/pelaksanaan-undaod and Drugs Administration (FDA) Taiwan melayangkan surat teguran kepada Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan karena produk tersebut tidak sesuai persyaratan FDA.“Dalam surat itu juga dicantumkan tanggal pemeriksaan Indomie dari Januari-20 Mei 2010 terdapat bahan pengawet yang tidak diizinkan di Taiwan di bumbu Indomie goreng dan saus barberque,” ucap Direktur Indofood Sukses Makmur, Franciscus Welirang, Kamis (14/10) kemarin.

Dalam surat tersebut dilampirkan pemeriksaan produk Indomie dari Januari-20 Mei 2010 terdapat bahan pengawet yang tidak diizinkan di Taiwan di bumbu Indomie goreng dan saus barberque,” katanya.Dalam kasus penarikan Indomie di Taiwan ternyata bermula pada 9 Juni lalu saat Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taiwan mendapatkan surat dari Food and Drugs Administration (FDA) Taiwan yang memberitahukan mi instan produk Indofood tidak sesuai persyaratan FDA.

Franciscus Welirang didampingi direktur Indofood lainnya menyatakan, pertengahan Juni 2010 Indofood merespon surat itu. Namun, dalam surat balasan tersebut, Indofood menyatakan selalu menyesuaikan persyaratan dan peraturan yang berlaku di Taiwan.Pada 2 Juli 2010 telah terjadi pertemuan antara Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan dan Importir tunggal Indomie di Taiwan untuk merencanakan Nota Kesepahaman.

Indomie sendiri, menurut Franciscus, memiliki dua jenis label Indomie untuk ekspor dan domestik.Sejak Juli hingga awal Oktober 2010, Fransiscus tidak mendengar masalah apapun terhadap Indomie yang diekspor ke Taiwan. Pada 8 Oktober 2010 tiba-tiba mendengar pengumuman di media Taiwan dan Hongkong di kecap Indomie terdapat pengawet yang tidak sesuai.

Atas laporan inilah kemudian pihak Indofood mencari fakta di Taiwan untuk mencari tau apa yang sebenarnya terjadi.“Saat ini kami belum menemukan konteks yang tepat karena dari pihak Taiwan belum ada pengumuman lebih lanjut,” ucapnya.
http://ra3pila.wordpress.com/2012/03/12/kasus-kasus-perlindungan-konsumen/

Analisis:
Dari etika bisnis
menurut saya sangat merugikan bagi konsumen kare goreng dan saus barberque yang dapat membahayakan dan merugikan kesehatan bagi konsumen yang mengkonsumsi produk indomie tersebut.
Solusi dari sisi konsumen
menurut saya dari pihak pt indofood harus lebih diperhatikan dan lebih teliti lagi dalam hal memasarkan produknya tidak hanya di taiwan tetapi di negara lain juga untuk menghindari hal -hal yang merugikan orang lain seperti kejadian yang terjadi ditaiwan.

sumber:
http://odebhora.wordpress.com/2011/05/17/perlindungan-konsumen/
http://ayucintyavirayasti.blogspot.com/2012/04/pelaksanaan-undang-undang-perlindungan.html
http://ra3pila.wordpress.com/2012/03/12/kasus-kasus-perlindungan-konsumen/